TATA KELOLA INOVATIF MENUJU PEMBANGUNAN SOSIAL BERKEADILAN

Written by admin on . Posted in Buku

DSC07524

DSC07524

Pembangunan sosial tidak lagi dimaknai sebagai pembangunan ekonomi dan sosial semata, namun diarahkan pada upaya pencapaian kesejahteraan yang berkeadilan. Paradigma welfare pluralism menjadi penting, dimana tiga aktor entitas pembangunan, yakni negara, sektor swasta dan organisasi masyarakat sipil menjadi tumpuan bagi berputarnya roda pembangunan. Setiap entitas pelaku pembangunan tersebut dihadapkan pada potensi dan kendala dalam melaksanakan agenda-agenda pembangunan. Adanya tatakelola inovatif dibutuhkan untuk menjawab persoalan yang dihadapi sekaligus mewujudkan program-program pembangunan sosial yang berkeadilan, yakni program pembangunan yang berlandaskan pada kebenaran, tidak ada elemen masyarakat yang diperlakukan sewenang-wenang, bersifat proporsional untuk seluruh elemen masyarakat dan memiliki keberpihakan terhadap elemen yang lemah.

Praktik tatakelola inovatif yang dilakukan oleh tiga entitas pembangunan tersebut menjadi kajian yang bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan baik secara praksis maupun akademis. Upaya untuk mensinergikan aspek konseptual dan teoritis melalui diskusi akademis sangat dibutuhkan untuk mengkerangkai dan memperbaiki praktik di lapangan. Oleh karena itu, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Fisipol, UGM, menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Tatakelola Inovatif Menuju Pembangunan Sosial yang Berkeadilan”.

Tujuan seminar ini adalah memberikan wadah diskusi antara tiga entitas pelaku pembangunan (pemerintah, perusahaan dan organisasi masyarakat sipil) serta akademisi dalam praktik baik tatakelola inovatif untuk mewujudkan pembangunan sosial yang berkeadilan.

Seminar  dilaksanakan pada 26 Oktober 2017, pukul 08.00-13.00. Hadir sebagai pembicara adalah dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) (Bupati Kulon Progo), T.O Soeprapto (Pembina Joglo Tani), Sudaryoko (Manajer CSR PT Pertamina Hulu Energi), Trayudi Dharma (General Affairs and Community Relations Manager PT Holcim Indonesia Tuban Plant), dan Drs. Hendrie Adji Kusworo, Ph.D (Dosen PSdK, Fisipol, UGM).

60 Tahun Ilmu Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Upaya Mewujudkan Pembangunan Sosial dan Berkeadilan

Written by admin on . Posted in Buku

DSC07374 DSC07374    

Selasa, 24 Oktober 2017 Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si selaku Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi membuka acara “Community Development (ComDev) Expo” yang merupakan salah satu dari serangkaian acara besar Dies Natalis ke 60 Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan. Lebih dari 40 Kelompok binaan baik pemerintah maupun swasta, serta beberapa komunitas dan organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat turut serta meramaikan acara tersebut. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk merealisasikan salah satu cita-cita Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan yaitu “Harmonisasi untuk Pembangunan Sosial yang Berkeadilan”

Ketua Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Dr. Krisdyatmiko, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Departemen PSdK sebagai institusi pendidikan mendorong upaya mewujudkan pembangunan sosial melalui berbagai cara misalnya Kerjasama dibidang penelitian serta aktivitas-aktivitas pemberdayaan masyarakat. Ulang Tahun ke 60 ini menjadi momentum bagi kita semua terutama kami Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan bahwa masih banyak sekali pekerjaan rumah tangga yang belum terselesaikan demi terwujudkan harmonisasi pembangunan sosial yang adil, merata dan tidak bias kelompok.

Community Development Expo tersebut berlangsung selama tiga hari hingga tanggal 26 Oktober 2017. Selain pameran produk-produk dari berbagai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga disisipi dengan Talkshow tentang Best Practice Pemberdayaan Masyarakat.

Written by admin on . Posted in Buku

WhatsApp Image 2017-10-07 at 15.17.37 WhatsApp Image 2017-10-07 at 15.17.37 Raisa Almira, mahasiswa program studi S1 PSdK berhasil meraih juara favorit dalam ajang Mahasiswa Berprestasi Fisipol UGM tahun 2017. Presentasi berjudul “Creating Institutional Entrepreneurship Through Voluntarism Activities Based on Susistaible Development Goals”  bercerita tentang upaya untuk membentuk suatu kelembagaan bagi entrepeneurs sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan sosial di Indonesia. Departemen pembangunan Sosial dan Kesejahteraan mengucapkan slamat atas prestasi yang diraih.