25 Ahli Pembangunan Sosial Siap Memasuki Dunia Kerja

Written by admin on . Posted in Wisuda

DSCF9092

DSCF9092

Rabu (15/2/2017), Program Studi S1 Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mewisuda 25 lulusan sarjana. Waktu studi rata-rata di tempuh dalam waktu 4 tahun 3 bulan. Lulusan tercepat dengan waktu 3 tahun 3 bulan serta memperoleh predikat “Cumlaude” diraih oleh Arshinta Woro Sakinah dan dengan waktu 3 tahun 4 bulan memperoleh predikat Cumlaude yaitu Sachanaz Daliyana. Keduanya merupakan lulusan tercepat dari Prodi S1 PSdK. Selama ini rerata lulusan tercepat Prodi S1 PSdK yaitu 3 tahun 6 bulan. Selain itu Indeks Prestasi Kumulatif  (IPK) terbaik diperoleh oleh wisudawan Alfredo Gustiar dengan predikat cumlaude 3.78, disusul oleh Isnaeni Nurul Khusna,  Lintang Akbar, Angger Wiyatmoko, Ferica Veni Dita, dan Urfi Rahma Luthfiyyah. Dari total kesemuanya ada  32% wisudawan lulus dengan predikat “Cumlaude”, dan predikat Sangat Memuaskan Sejumlah 68%.

20170215_050718

Berdasarkan hasil survai yang dilakukan oleh pihak Prodi S1 PSdK, menyatakan bahwa 30% lulusan memiliki minat pada kajian Kebijakan Sosial, 30% lulusan memiliki minat pada kajian Tanggungjawab Sosial Perusahaan (Corporate  Sosial Responbility) dan 40% lulusan memiliki minat pada kajian Pemberdayaan Masyarakat. Survei yang dilakukan oleh Prodi S1 PSdK, juga mengukur kesiapan para lulusan menghadapi dunia kerja,dari hasil survei dan sarasehan para lulusan menyatakan bahwa  ada yang ingin menjadi akademisi, menjadi peneliti sosial, dan menjadi ahli pembangunan masyarakat (Community Development Specialist) untuk institusi Pemerintah, LSM (Civil Society Organization) dan Perusahaan (Corporate).  Pernyataan tersebut muncul dari bibir para lulusan periode Februari 2017. Selama berproses mereka mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari bangku kuliah, disamping itu beberapa matakuliah lapangan (praktikum) sangat mendukung proses kematangan ilmu yang diterima. Sehingga ada beberapa lulusan yang sudah diterima bekerja di perusahaan migas ternama, mereka menempati posisi menjadi Community Development Officer (CDO) yang bertugas mengelola program-program Corporate Sosial Responbility (CSR) dari pihak perusahaan untuk diberikan kepada masyarakat dilingkungan perusahaan.