Minat Khusus CSR

A. Sekilas Program 

Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Minat Khusus menawarkan konsentrasi mengenai :

  • Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility)

Konsentrasi ini membahas pengelolaan isu sosial dalam dunia bisnis. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan tidak hanya sekedar komitmen perusahaan dalam pengalokasian anggaran, melainkan juga pengembangan kapasitas kelembagaan yang mampu mengelola isu sosial sehingaga dapat mempertemukan kepentingan bisnis dan sosial secara bersama.

B. Penyelenggaraan Program

Program ini dirancang selesai 3 (tiga) semester/ 18 bulan. Dua semester pertama ditujukan untuk pendalaman materi mengenai pendalaman realitas, konsep, paradigma, teori, pendekatan dan pengorganisasian masyarakat dalam konteks bisnis. Sedang. satu semester selanjutnya ditujukan untuk pembimbingan dan penulisan tesis.

Untuk mendukung proses perkuliahan dan pengembangan mahasiswa, kegiatan perkuliahan dilakukan di dalam kelas dan di luar kelas.

Kegiatan Perkuliahan di Dalam Kelas

Kegiatan Perkuliahan di Dalam Kelas

Kuliah Luar Kelas: Kunjungan Belajar ke Kelompok Pemberdayaan Masyarakat yang Dibina oleh Perusahaan

Kuliah Luar Kelas: Kunjungan Belajar ke Kelompok Pemberdayaan Masyarakat yang Dibina oleh Perusahaan

 

C. Deskripsi Mata Kuliah

Mata Kuliah 

1. CSR dan Pemberdayaan Masyarakat 

Salah satu persoalan yang sering dihadapi oleh perusahaan adalah terbatasnya sumberdaya manusia yang mempunyai kompetensi yang memadai dalam pemberdayaan masyarakat, sehingga program CSR belum mampu meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, potensi sumberdaya CSR cukup besar dan tidak dapat terserap sepenuhnya dalam setiap tahun anggaran. Oleh karena itu, program CSR perlu mengimplementasikan pendekatan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Dalam perkembangannya ada beberapa model pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dapat diimplementasikan. Salah satu alternatif tersebut adalah pendekatan transformasi sosial ekonomi masyarakat. Dalam pendekatan ini, program CSR harus didesign dengan perencanaan secara komprehensif yang melibatkan multi-stakeholder (perusahaan, pemerintah, LSM, lembagakolaborasi, konsultan, perguruan tinggi).

Dosen pengampu : Dr. S. Djuni Prihatin, M.Si./ Dra. Agnes Sunartiningsih, M.S.

2. Manajemen CSR 

Dalam perkembangan terakhir, menunjukkan bahwa sudah muncul kesadaran baru di negara-negara maju maupun negara berkembang akan pentingnya implementasi CSR yang semakin nyata bukan hanya slogan dan branding bagi perusahaan melainkan program CSR yang dilaksanakan berdasarkan standar-standar tertentu agar tidak menyimpang dari rencana pembangunan masyarakat di masing-masing negara.  Oleh karena itu, CSR harus dilaksankaan berdasarkan standar tertentu agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan selaras dengan kebijakan  pemerintah dalam pembangunan. Idealnya program CSR semestinya harus memberikan manfaat bagi seluruh stakeholders melainkan juga harus sejalan dengan tujuan dan kepentingan bisnis perusahaan.

Dosen pengampu : Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si/ Drs. Suparjan., M.Si/ Danang Arif Darmawan, S.Sos., M.Si.

3. Dimensi Sosial Bisnis Korporasi 

Bisnis dapat dipandang sebagai satuan organisasi yang digerakkan oleh hubungan-hubungan kontraktual (social contract) antara pekerja dan pemberi kerja, pekerja dengan keluarga/masyarakat, pemberi kerja dengan konsumen dan masyarakat, meskipun tidak selalu didasari oleh peraturan formal. Oleh sebab itu, kegiatan bisnis harus selalu mempertimbangkan keberlanjutan dan keharmonisan hubungan kontraktual tersebut.

Dosen pengampu : Dr. Elly Susanto/ Suzanna Eddyono, M.A/ Drs. Djoko Suseno, S.U

 4. Analisis Sosial 

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan skill kepada mahasiswa  di dalam memahami, menafsir dan menjelaskan realitas dan fenomena sosial   yang bermanfaat bagi pengembangan program CSR.

Dosen pengampu: Dr. S. Djuni Prihatin, M.Si/ Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D

5. Masalah Sosial

Mata Kuliah ini membahas mengenai pengertian masalah sosial, langkah langkah dalam kajian masalah sosial serta berbagai perspektif yang digunakan untuk memahami dan menjelaskan masalah sosial sebagai salah satu realita sosial. Pemahaman tentang hal hal tersebut dapat meningkatkan kepekaan serta kemampuan dalam memahami dan menangani masalah sosial sejak identifikasi, diagnosis sampai membuat rekomendasi pemecahan masalah. Selain membutuhkan bekal teoretik, kepekaan dan kemampuan pemahaman dan penanganan masalah sosial juga membutuhkan bekal pengetahuan dan pengalaman empiric. Oleh sebab itu matakuliah ini juga membahas berbagai tema masalah social yang aktual secara kritis dan proporsional dengan memanfaatkan pemahaman tentang berbagai perspektif teoretik.

Dosen pengampu: Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si./ Drs. Soetomo, M.Si. / Dra. Agnes Sunartiningsih, M.S.

6. Metode Penelitian Kualitatif 

Dalam khasanah pembelajaran tentang metode penelitian sosial, penelitian kualitatif merupakan salah satu perspektif di samping penelitian kuantitatif. Salah satu ciri yang menonjol dalam penelitian kualitatif adalah penekanan pada basis data verbal (hasil wawancara) dan visual (hasil observasi, dokumentasi, gambar/foto) yang berbeda dengan kuantitatif yang lebih menekankan pada data angka (analisis statistik). Di tengah dua kutup perbedaan paradigma positivistik-empiristik dengan humanistik-naturalistik, penelitian kualitatif  bisa dilakukan dalam kedua kerangka paradigma tersebut.  Proses pembelajaran dalam perkuliahan ini mencakup pemahaman tentang penelitian kualitatif dan langkah-langkah implementasinya.

Dosen pengampu : Prof. Dr. Susetiawan/ Dr. Bambang Hudayana/ Drs. Soetomo, M.Si

7.  Metode Penelitian Kuantitatif 

Metode penelitian penting diketahui dan dikuasai oleh setiap orang yang akan melakukan kegiatan riset. Kemampuan itu menjadai salah satu kunci keberhasilan untuk memperoleh suatu produk ilmu pengetahuan yang dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat. Dalam kuliah ini peserta akan dibekali dengan pengetahuan tentang dua metode pokok dan untuk kepentingan tertentu realtif praktis, yakni penelitian survai. Metode ini biasanya banyak digunakan dalam rangka penyusunan kebijakan dan program pembangunan, terutama yang terkait dengan pengembangan masyarakat. Disamping pertemuan tatap muka di kelas, peserta diwajibkan untuk merancang proposal penelitian dalam bentuk kelompok dan kemudian dipresentasikan. Keaktifan dalam berdiskusi di kelas dan membaca literatur sangat dituntut agar dapat memahami mata kuliah ini dengan baik. Untuk evaluasi akhir diharapkan masing-masing peserta merancang proposal masing-masing , dikumpulkan sebulan sesudah tanggal ujian ditetapkan.

Dosen pengampu: Prof. Dr. Phil. Janianton Damanik/ Dra. Susi Daryanti, M.Sc.

8. Teori Perubahan Sosial dan Kesejahteraan 

Mata kuliah ini akan membahas dan mendiskusikan teori-teori perubahan sosial dan isu kesejahteraan. Kondisi kesejahteraan masyarakat tidak dapat dilepaskan dari pilihan teori perubahan sosial yang mendasari perumusan kebijakan pembangunan. Pada umumnya orang memahami perubahan sosial sejajar dengan pembangunan karena pembangunan itu sendiri sering dimaknai sebagai proses dan usaha untuk meningkatkan kehidupan sosial, ekonomi, politik, budaya. Diskursus mengenai teori perubahan sosial merupakan kajian pemikiran yang menarik karena perubahan sosial mencakup aspek penjelasan teoritis yang lebih luas dari pada sekedar teori pembangunan itu sendiri. Semua bentuk perubahan sosial selalu mengarah pada tujuan yang lebih baik, meskipun realitas bisa saja berbeda tergantung dari cara pandang teoritiknya. Sekurang-kurangnya perubahan yang lebih baik itu diartikan pada  kondisi masyarakat sejahtera. Melalui mata kuliah ini diharapkan mahasiswa akan mampu menganalisis fenomena perubahan sosial yang terjadi di masyarakat, mulai dari teori perubahan secara evolusioner sampai dengan perubahan masyarakat yang direncanakan dalam konteks pembangunan, kaitannya dengan usaha pencapaian kesejahteraan.

Dosen pengampu: Prof. Dr. Susetiawan/ Dr. Suharko

9. Teori tentang CSR

Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fakta social yang eksis dalam praktiki bisnis. Perusahaan kecil hingga multinasional melakukan kegiatan CSR sesuai dengan minat dan kapasitasnya. Empirisasi ini menarik banyak pihak untuk menjelaskan fenomena CSR dari sesuai dengan latar belakang disiplin ilmunya. Hadirnya multiperspektif dalam memahami CSR memunculkan berbagai makna dan penjelasan eksitensi CSR. Sampai saat ini belum ada kesepakatan baku mengenai definisi CSR. Mata kuliah ini akan membahas berbagai penjelasan perspektif teoritis terhadap CSR sebagai fakta social.

Dosen pengampu: Prof. Dr. Phil. Janianton Damanik/ Nurhadi, Ph.D.

10. Kewiralembagaan dan Kewirausahaan Sosial 

Mata kuliah ini memberikan pemahaman mengenai kewiralembagaan sebagai sebuah konsep dan pendekatan untuk menjelaskan keberadaan institusi sosial dan kewirausahaan sosial   serta (perannya) kemungkinan pemanfaatannya untuk (dalam) mempercepat perubahan sosial melalui pembangunan sosial. Melalui Mata kuliah ini diharapkan mampu mendorong kemampuan mahasiswa untuk dapat memecahkan masalah sosial  dan lingkungan dengan berbasis pada kewirausahaan sosial.

Dosen pengampu: Dr. Hempri Suyatna, M.Si/ Drs. Hendrie Adji Kusworo, M.Sc., Ph.D