Kolaborasi PSdK UGM dan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Dorong Penguatan Laboratorium Sosial

Surakarta, 21 Mei 2026 — Program Studi S1 PSdK UGM melaksanakan kuliah lapangan mata kuliah Pekerjaan Sosial di Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso”, Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut inisiasi awal Laboratorium Sosial Departemen PSdK yang dibangun atas kerja sama dengan sentra tersebut.

Dosen pengampu mata kuliah Pekerjaan Sosial, Kafa Abdallah Kafaa, M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar kunjungan biasa. “Kuliah lapangan ini bertujuan sebagai tindak lanjut dari inisiasi awal Lab Sosial Departemen PSdK yang bekerja sama dengan Sentra Terpadu ‘Prof. Dr. Soeharso’ di Surakarta,” ujarnya. Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu menjembatani teori pekerjaan sosial yang dipelajari di kelas dengan realitas praktik yang sesungguhnya.

Kegiatan diawali dengan sesi pemaparan materi bertajuk “Transformasi Layanan Kesejahteraan Sosial Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso.” Mahasiswa diperkenalkan pada sejarah panjang sentra ini, mulai dari awal berdirinya hingga perkembangan praktik rehabilitasi sosial yang dijalankan saat ini. Salah satu program unggulan yang dipaparkan adalah Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), sebuah program komprehensif yang menjadi tulang punggung layanan bagi penerima manfaat di sentra ini.

Selepas pemaparan, mahasiswa diajak mengelilingi seluruh fasilitas sentra secara langsung. Mereka berkesempatan mengunjungi ruang produksi alat bantu untuk penyandang disabilitas, ruang pelatihan komputer, ruang pelatihan menjahit, perpustakaan, hingga sekolah rakyat yang beroperasi di dalam lingkungan sentra. Kunjungan ini membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana sebuah lembaga rehabilitasi sosial bekerja secara holistik. Tidak hanya merawat, tetapi juga membekali penerima manfaat dengan keterampilan hidup yang nyata.

Salah satu momen paling bermakna dalam kuliah lapangan ini adalah sesi interaksi dan wawancara langsung dengan penerima manfaat, yang berlangsung dengan pendampingan pekerja sosial setempat. Mahasiswa berinteraksi dengan enam klaster penerima manfaat: Klaster Anak Sekolah Rakyat, Klaster Disabilitas Residensial, Klaster Anak Berhadapan dengan Hukum, Klaster Anak Daycare, Klaster Lanjut Usia, dan Klaster Rentan SKA. Keberagaman klaster ini memberikan gambaran menyeluruh tentang kompleksitas kebutuhan dan pendekatan pekerjaan sosial di lapangan dari perspektif penerima manfaat secara langsung.

Antusiasme menyambut kolaborasi ini terasa kuat dari pihak Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso. Ibu Agustin, salah seorang Pekerja Sosial di sentra, menyampaikan kesannya dengan hangat. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungan dari PSdK UGM. Kami berharap dapat memperkuat jejaring akademik dan memberikan manfaat bagi semuanya, termasuk kami dan terutama mahasiswa untuk bisa memahami praktik pekerjaan sosial dan memahami kinerja dari pekerja sosial yang ada di sini,” ujarnya.

Selaras dengan hal tersebut, Kepala Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, Wahyu Dewanto, memberikan pesan pentingnya integrasi antara pengalaman lapangan dan fondasi teori. “Di sini mahasiswa belajar langsung mengenai praktik-praktik pekerja sosial. Dan akan sangat bagus jika dipadukan dengan teori yang didapatkan di perkuliahan. Hal-hal ini penting untuk evidence sehingga layanan yang diberikan akan lebih bagus,” pesannya.

Kuliah lapangan ini menandai langkah nyata PSdK UGM dalam membangun ekosistem pembelajaran yang tidak berhenti di ruang kelas. Melalui Laboratorium Sosial yang terus dikembangkan bersama mitra strategis seperti Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso, PSdK UGM berkomitmen untuk melahirkan praktisi pekerjaan sosial yang tidak hanya cakap secara teoritis, tetapi juga peka dan siap menghadapi kompleksitas persoalan kesejahteraan sosial di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

advanced divider
Kategori