Sarjana

PROGRAM STUDI S1

Dinamika pengembangan kurikulum yang ada di Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan tidak bisa terlepas dari adanya perubahan nama dari Ilmu Sosiatri menjadi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK), yang diputuskan melalui  SK Rektor UGM Nomor 100/P/SK/HT/2010. Program Studi PSdK merupakan studi yang mempelajari pembangunan masyarakat melalui strategi pemecahan masalah-masalah sosial sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat.

Dalam perkembangan selanjutnya perhatian Program Studi PSdK tidak terbatas pada upaya-upaya mengatasi berbagai kelainan-kelainan sosial dalam kehidupan masyarakat, melainkan bergerak lebih jauh ke pasca-penanganan masalah tersebut. Oleh karena itu, pendekatan utama yang digunakan program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan dalam kajian objek keilmunya dilakukan dengan  pendekatan Community Organization (CO) dan Community Development (CD).

FOKUS KAJIAN PRODI S1

Kurikulum dari Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan memiliki tiga fokus kajian yakni:

1. Kebijakan Sosial (Social Policy) yaitu menganalisis berbagai usaha yang dilakukan dalam memecahkan masalah-masalah sosial dalam rangka mewujudkan kesejahteraan sosial. Usaha tersebut termanifestasi ke dalam penyediaan pelayanan sosial seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan. Prodi juga mengkaji mengenai pokok dari perubahan paradigma penyediaan pelayanan sosial. Paradigma tersebut percaya bahwa pemerintah memiliki keterbatasan pada sumber daya untuk memberikan pelayanan sosial secara mandiri. Keyakinan tersebut menjadi dasar bagi prodi untuk membangun model welfare pluralism. Dalam hal ini melibatkan tidak hanya pemerintah saja, akan tetapi juga pasar, Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyarakat.

2. Pemberdayaan Masyarakat (Community Empowerment) yaitu mengelaborasi konsep dan pendekatan-pendekatan dalam program-program yang bermaksud untuk melakukan pengembangan kapasitas untuk masyarakat sehingga mereka dapat mengelola lembaga lokal dan sumber daya secara mandiri. Pendekatan yang tepat dalam penyediaan pelayanan sosial dan melakukan pengembangan masyarakat adalah dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat dari program tersebut. Mekanisme ini akan memberikan stimulan bagi masyarakat untuk dapat lebih mengatur dirinya sendiri dan setelah program berakhir mereka dapat melakukannya sendiri.

3. Tanggungjawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility) merupakan respon lembaga atas berkembangnya komitmen swasta untuk terlibat aktif dalam menciptakan kesejahteraan. Komitmen swasta yang terwujud dalam tanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility) telah mendasari pelbagai kegiatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semakin masifnya implementasi CSR memunculkan pertanyaan besar tentang bagaimana tata kelola CSR yang mampu menjembatani kepentingan perusahaan dan masyarakat. Dinamika implementasi CSR menjadi bahan pembelajaran dalam fokus kajian ini, sehingga mahasiswa memiliki kerangka analisis yang berbasis ilmu dalam menjelaskan CSR untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketiga fokus bidang kajian tersebut dibangun sebagai hasil refleksi dari perubahan sosial yang terjadi di Indonesia. Melalui ketiga fokus kajian tersebut, program studi diharapkan mampu memberikan sumbangan yang signifikan terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.  

VISI

Menjadi institusi yang mempunyai keunggulan di bidang pendidikan dan penelitian tentang fenomena pembangunan sosial dan kesejahteraan serta pemecahan masalah sosial

MISI

  1. Mengembangkan proses pendidikan yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran (student centered learning) untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif, memiliki komitmen terhadap pemecahan masalah-masalah sosial, mempunyai kapasitas intelektual dalam melakukan analisis dan penelitian sosial, serta mampu menyesuaikan diri dengan perubahan sosial.
  2. Mengembangkan lembaga pendidikan yang dipercaya dalam pengembangan masyarakat,  menyelesaikan masalah sosial melalui penelitian akademik dan advokasi, diseminasi wacana bidang kebijakan sosial, pemberdayaan masyarakat,  tanggung jawab sosial perusahaan serta pengabdian pada masyarakat yang menempatkan masyarakat sebagai pusat perubahan sosial untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkelanjutan.
TUJUAN :

Tujuan Prodi S1 Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan adalah menghasilkan lulusan yang memiliki:

  1. Pemahaman teoretik, metodologis tentang kebijakan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan praktek pengelolaan tanggungjawab sosial perusahaan.
  2. Kemampuan memahami dan menganalisis persoalan sosial, meliputi persoalan kebijakan sosial dan pengembangan masyarakat, dengan pendekatan kemasyarakatan (community approach) sebagai pendekatan utamanya.
  3. Kemampuan menyusun model pengembangan masyarakat, merumuskan kebijakan sosial, dan pengelolaan tanggungjawab sosial perusahaan.
  4. Kemampuan mengelola partisipasi masyarakat dan mendampinginya dalam proses pembangunan dan mensinergikan sumberdaya baik internal maupun eksternal untuk pengembangan masyarakat menuju pembangunan berkelanjutan.
 

MATA KULIAH YANG DITAWARKAN

Mahasiswa Program Studi S1 Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan wajib menempuh mata kuliah sebanyak 144 SKS. Berikut ini tabel distribusi mata kuliah dan tabel rincian nama mata kuliah dan beban SKS.

Tabel . Distribusi Mata Kuliah

New Project

Hasil Capaian Pembelajaran dan manajemen sistem evaluasi serta monitoring Prodi S1 Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

elo new*)lebih lengkap lihat di buku Panduan Akademik

FASILITAS

Mahasiswa yang kuliah di PSdK bisa menikmati beberapa fasilitas yang ada, seperti gedung kuliah ber-AC yang dilengkapi dengan komputer dan LCD serta WI-FI, mahasiswa juga bisa memanfaatkan perpustakaan Fisipol, ruang kerja mahasiswa dan akses jurnal nasional dan internasional secara gratis. Selain itu juga mendapatkan fasilitas bimbingan karir dan pendampingan konseling psikologi gratis dari Career Development Centre (CDC). Prodi S1 PSdK memberikan pilihan kepada mahasiswa untuk penulisan tugas akhir melalui kegiatan magang di perusahaan swasta maupun lembaga pemerintah.

STAF PENGAJAR

1 Adam Titra, Drs. 14 Milda longgieta Br Pinem, S.Sos., M.A.
2 Agnes Sunartiningsih, Dra., M.S. 15 Mudiyono, Prof., Dr.
3 Bahruddin, S.Sos., M.Sc. 16 Mulyadi, Drs. MPP., Ph.D
4 Danang Arif Darmawan, S.Sos., M.Si. 17 Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D
5 Dian Fatmawati, S.IP, M.A 18 Pratikto Prawirodiwarno, Drs.
6 Djoko Suseno, Drs,.SU 19 S. Djuni Prihatin, Dr. M.Si.
7 Eka Zuni Lusi Astuti, S.Sos., M.A 20 Soetomo, Drs. M.Si.
8 Galih Prabaningrum, S.Sos., M.A 21 Suparjan, Drs., M.Si.
9 Hempri Suyatna, Dr. S.Sos., M.Si. 22 Susetiawan, Prof., Dr., S.U.
10 Hendrie Adji Kusworo, Drs., M.Sc., Ph.D 23 Susi Daryanti, Dra., M.Sc.
11 Janianton Damanik, Prof.,Dr.Phil., M,Si. 24 Suzanna Eddyono, S.Sos., M.Si., M.A
12 Krisdyatmiko, Dr. S.Sos., M.Si. 25 Tri Winarni SP, Dr, S.U.
13 Matahari Farransahat, S.E, M.HEP
 

KOMPETENSI DAN KARIR ALUMNI

Program Studi PSdK mencetak alumni yang sangat diperlukan oleh tiga pemangku kepentingan yaitu Negara (State), Masyarakat (Civil Society) dan Swasta (Private Sector). Alumni berpotensi bekerja di bidang :

  • Ahli Pembangunan Masyarakat (Community Development Specialist) untuk Swasta (CSR) dan LSM
  • Ahli Analisis Kebijakan Sosial di Pemerintahan dan Lembaga Legislatif
  • Peneliti Sosial
  • Akademisi
 

DOWNLOAD BUKU PANDUAN AKADEMIK PSdK

PANDUAN AKADEMIK PSdK UGM