Saat ini, Prodi Magister PSdK memperoleh predikat akreditasi Baik Sekali berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 7125/SK/BAN-PT/Ak/S3/VIIl/2025. Lulusan Program Studi Doktor diproyeksikan menjadi ahli di bidang Pembangunan Sosial (Akademisi ataupun Social Development Expert/SDE). SDE adalah ahli yang berfokus sebagai perumus teori baru dalam Ilmu Pembangunan Sosial. Selain itu, SDE akan menjadi pembuat kebijakan pengembangan masyarakat. Ini mencakup tenaga yang ahli atau tingkat atas yang bidang tugasnya membuat kebijakan pembangunan berdasarkan atas inisiatif masyarakat yang membawahi tenaga perencana dan fasilitator lapangan. Mereka merupakan top manager yang mampu mengoordinasikan berbagai upaya dan kegiatan baik pemerintah, korporasi, dan organisasi masyarakat sipil.
SDE digambarkan dapat menjadi doktor yang memiliki tanggung jawab berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dengan melakukan riset untuk menghasilkan teori-teori baru; menjadi akademisi ataupun praktisi pembangunan sosial yang kehadirannya akan secara signifikan berdampak luas bagi proses pembangunan sosial di Indonesia maupun secara global.
Menjadi lembaga pendidikan doktoral berkualitas unggul dalam bidang pembangunan sosial dan kesejahteraan.
Mengembangkan ilmu pengetahuan berbasis riset di bidang pembangunan sosial dan kesejahteraan melalui pendidikan Strata-3 sebagai kelanjutan jenjang S1 dan S2;
Menghasilkan lulusan yang mampu bersaing secara nasional, regional, dan global dalam penguasaan ilmu pengetahuan di bidang pembangunan sosial dan kesejahteraan;
Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dalam riset dan penemuan teori-teori baru tentang pembangunan sosial dan kesejahteraan.
Lulusan Program Studi Doktor diproyeksikan menjadi ahli di bidang Pembangunan Sosial (Akademisi ataupun Social Development Expert/SDE). SDE adalah ahli yang berfokus sebagai perumus teori baru dalam Ilmu Pembangunan Sosial. Selain itu, SDE akan menjadi pembuat kebijakan pengembangan masyarakat. Ini mencakup tenaga yang ahli atau tingkat atas yang bidang tugasnya membuat kebijakan pembangunan berdasarkan atas inisiatif masyarakat yang membawahi tenaga perencana dan fasilitator lapangan. Mereka merupakan top manager yang mampu mengoordinasikan berbagai upaya dan kegiatan baik pemerintah, korporasi, dan organisasi masyarakat sipil.
SDE digambarkan dapat menjadi doktor yang memiliki tanggung jawab berkontribusi dalam pengembangan keilmuan dengan melakukan riset untuk menghasilkan teori-teori baru; menjadi akademisi ataupun praktisi pembangunan sosial yang kehadirannya akan secara signifikan berdampak luas bagi proses pembangunan sosial di Indonesia maupun secara global.
Prodi Doktor PSdK menawarkan dua pilihan skema pembelajaran: Doktor Berbasis Disertasi dan Doktor Berbasis Publikasi. Masa studi dapat ditempuh dalam 3 tahun. Untuk Doktor Berbasis Disertasi, perkuliahan diselenggarakan di semester 1, 2, dan 3 dilanjutkan dengan penyusunan disertasi (total 54 SKS). Untuk Doktor Berbasis Publikasi, perkuliahan diselenggarakan di semester awal sesuai dengan semester yang dijalani oleh mahasiswa yang bersangkutan dilanjutkan dengan penelitian dan publikasi (total 48 SKS). Rincian mata kuliah yang harus diselesaikan mahasiswa Prodi Doktor PSdK khusus Doktor Berbasis Disertasi dapat dilihat pada tabel di bawah ini (mata kuliah pada skema Doktor Berbasis Publikasi dapat menyesuaikan).
|
TOTAL |
54 | |
| Mata Kuliah | SKS | Semester |
|---|---|---|
|
1) Filsafat Ilmu Sosial |
4 | 1 |
|
2) Metodologi Penelitian Sosial |
4 | 1 |
|
3) Kapita Selekta Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan |
4 | 1 |
|
4) Teori Pembangunan |
4 | 2 |
|
5) Teori Kesejahteraan |
4 | 2 |
|
6) Seminar Proposal |
4 | 2 |
|
7) Seminar Penulisan Artikel |
4 | 3 |
|
8) Disertasi |
26 | 3, 4, 5, 6 |
Mata kuliah ini mengajak mahasiswa doktor pada pemahaman tentang hakikat (inti arti) ilmu pengetahuan; apa objeknya, bagaimana proses ilmu pengetahuan terbentuk, mengapa orang membutuhkan ilmu pengetahuan, bagaimana berpikir tentang kebenaran itu dibentuk, dasar berpikir seperti apa yang membentuk ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, mahasiswa diajak memahami tentang kebenaran yang melekat dalam ilmu pengetahuan. Pada akhirnya, mahasiswa akan diajak memahami bukan bagaimana teori dan metode itu berbunyi, tetapi mengapa atau ada makna apa teori dan metode berpikir keilmuan tersebut dinyatakan seperti itu, dan pernyataan itu bukan tunggal akan tetapi jamak. Artinya, banyak pendapat yang berbeda tentang bagaimana menyatakan atau mempertanyakan tentang teori dan metode (metodologi), sebab sifat kebenaran dalam ilmu pengetahuan bukan bersifat mutlak. Mata kuliah ini akan mendasari bagaimana metode atau lebih tepatnya prosedur ilmu pengetahuan itu diperoleh secara empiris demikian juga bagaimana proses teori ditemukan.
Mata kuliah Metodologi Penelitian Sosial memfasilitasi mahasiswa untuk memahami dan mampu mempraktikkan varian-varian nalar penelitian dan metode-metode penelitian ilmu sosial.
Mata kuliah ini mendiskusikan perubahan-perubahan diskursus, teori, maupun praktik-praktik pembangunan mulai dari sejarah munculnya gagasan pembangunan, perspektif teori-teori pembangunan mengacu pada aliran teori ekonomi klasik, kritik terhadap pembangunan ekonomi, teori-teori pembangunan sosial, maupun kritik terhadap pembangunan sosial kontemporer.
Mata kuliah ini mendiskusikan konsep, teori-teori kesejahteraan, serta perkembangan welfare regimes di berbagai negara. Diskusi kelas diarahkan pada perdebatan konseptual dan teoritis mencakup antara lain pendekatan-pendekatan utilitarianism, positive subjectivism, social choice, social justice, neo-utilitarianism, dan lain-lain. Dengan pemahaman teoretis yang komprehensif, mahasiswa akan mampu menjelaskan kesejahteraan sebagai output dari proses pembangunan sosial dalam konteks Indonesia maupun internasional.
Mata kuliah ini didesain untuk mendiskusikan berbagai isu pembangunan sosial dan kesejahteraan dengan pilihan tema-tema sesuai dengan isu-isu kontemporer maupun topik penelitian mahasiswa. Dengan demikian, mahasiswa mampu memahami, menganalisis, meneliti, dan merumuskan berbagai isu kontemporer persoalan pembangunan sosial untuk mewujudkan kesejahteraan komunitas dan masyarakat, utamanya komunitas dan masyarakat yang marginal.
Penulisan disertasi.
Ujian disertasi merupakan syarat terakhir mahasiswa untuk menyelesaikan studinya guna memperoleh gelar doktor. Mata kuliah ini berbobot 8 SKS.
Kriteria calon mahasiswa mengacu pada standar penerimaan universitas. Hal ini mencakup:
Program Studi Doktor PSdK Fisipol UGM membuka pendaftaran di setiap semester. Detail pendaftaran dan jadwal seleksi dapat dilihat pada informasi berikut:
Informasi lebih lanjut mengenai Program Doktor PSdK FISIPOL UGM dapat menghubungi +62-851-5942-0100 atau s3psdk.fisipol@ugm.ac.id