MASTER'S PROGRAM
SOCIAL DEVELOPMENT AND WELFARE

The establishment of the Master's Program in Social Development and Welfare (PSdK) in 2010 refers to Rector's Decree No. 474/P/SK/HT/2009. Since its inception until now, the program has obtained an A accreditation status, which will continue until 2026.

Profile of the Master's Program in Social Development and Welfare (PSdK) at Fisipol UGM

Vision

The vision of the PSdK Master's Program is in line with the vision of the Department of Social Development and Welfare (DPSdK), which is to create an internationally reputable educational institution capable of developing knowledge in the field of social development towards Indonesia as an advanced country. Specifically, the vision of the PSdK Master's Program is to become an educational institution that fosters a competent, critical, and creative academic community of high quality in the field of social development at the national and international levels.

The PSdK Master's Program embraces four missions, which are as follows:

    1. Managing the educational institution professionally, transparently, and accountably, with a focus on the effectiveness of the learning, research, and community service processes.
    2. Creating an academic climate conducive to research-based social development learning processes in order to achieve societal well-being.
    3. Conducting critical research on social development policies, strategies, and practices in Indonesia and internationally, in order to develop alternative concepts and models of social development.
    4.  Applying social development concepts and models through policy formulation recommendations in government, corporations, and various social organizations to enhance well-being.
Competencies and Graduate Profiles

The Master's Program in Social Development and Welfare (PSdK) produces graduates who are competent to contribute in the field of social development and welfare, both in the private sector, non-governmental organizations, and in the public sector, especially in government. These competencies are formulated at the departmental level of the Department of Social Development and Welfare (DPSdK). The detailed competencies of the PSdK Master's Program are as follows:

    • Able to develop knowledge and practices in the field of social development and welfare based on Pancasila values.
    • Mampu mengembangkan pengetahuan dan aplikasi dalam  bidang keilmuan PSdK
    • Able to apply social research methodologies and methods by combining various types of data, both quantitative and qualitative, with an interdisciplinary approach.
    • Able to develop PSdK knowledge, formulate social planning, and collaborative action programs.
    • Able to analyze social development problem solutions through logical and interdisciplinary frameworks, accompanied by the contextual use of technology.

With these competencies, PSdK Master's graduates can pursue careers in various positions, including:

In the private sector, PSdK Master's graduates work in various professional fields, at local, national, and global levels, such as social development analysts, community empowerment specialists, community development specialists, social development specialists, child protection specialists, environmental and social development specialists, human resource development evaluators, supervisor of development training programs, and others.

Di sektor lembaga nonpemerintah seperti institusi nasional dan internasional maupun NGOs, selain berposisi seperti yang telah disebutkan di atas, lulusan Magister PSdK juga dapat berperan sebagai: program manager, project specialistIn non-governmental organizations, both national and international institutions and NGOs, in addition to the positions mentioned above, PSdK Master's graduates can also work as program managers, project specialists, and others, with a focus on social development, empowerment, and well-being.

In the field of social entrepreneurship, PSdK Master's graduates become sociopreneurs, establishing and developing institutionalized social innovations while considering local potentials.

In the field of knowledge development, PSdK Master's graduates play roles as scientists, academics in the field of social development and welfare as part of policy think tanks, educational institutions, and research organizations. Career examples include junior/senior research associates, research managers/directors, data analysts, policy consultants, lecturers, and others.

In government institutions, PSdK Master's graduates can be involved in various governmental agencies at the district/city, provincial, national, and international levels, such as social planners, family welfare analysts, social problem analysts, community empowerment analysts, disaster mitigation analysts, community guidance analysts, policy analysts, and others.


Peminatan Magister PSdK

Magister PSdK mengembangkan tiga peminatan. Mahasiswa
diarahkan untuk fokus pada upaya-upaya pembangunan sosial,
 khususnya pemberdayaan kelompok-kelompok marjinal melalui salah satu dari tiga proses pemberdayaan, yaitu pemberdayaan komunitas (community empowerment), kebijakan sosial (social policy), dan pemberdayaan dalam konteks tanggung jawab sosial perusahaan (and corporate social responsibility (CSR).). Untuk menyelesaikan studi, mahasiswa wajib menempuh minimal 45 SKS selama 18 bulan. Ketiga peminatan memiliki paket mata kuliah yang berbeda.

1. Peminatan Community Empowerment/CE (Pemberdayaan Komunitas)

Peminatan ini didesain untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilan di riset-riset yang fokus pada isu-isu community empowerment. Selain itu, kurikulum untuk peminatan ini mencakup penguasaan pengetahuan dan keterampilan fasilitasi/menggerakkan/mengorganisir komunitas/masyarakat, dan merancang, mengimplementasikan, serta memonitor/evaluasi program-program community empowerment.

2. Peminatan Social Policy/SP (Kebijakan Sosial)

Peminatan ini dirancang untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan di bidang kebijakan sosial, utamanya sebagaimana dikembangkan dalam mata kuliah Social Policy and Development (SPD) dan Future Work (FW). Kedua mata kuliah ini diselenggarakan sebagai joint course antara Magister PSdK FISIPOL UGM dengan University of Melbourne.

3. Peminatan Corporate Social Responsibility/CSR (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan)

Peminatan ini menawarkan mata kuliah yang mencakup teori-teori dan praktik-praktik pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pada semester pertama dan kedua, mahasiswa mengikuti kegiatan pembelajaran realitas masalah sosial, konsep, teori, paradigma di bidang pembangunan sosial dan kesejahteraan, dilengkapi dengan mata kuliah yang fokus mengenai isu-isu CSR.

Curriculum Structure of the Master's Program in Social Development and Welfare (PSdK)

Mata Kuliah Wajib 

Terdapat 8 mata kuliah wajib untuk mahasiswa di semua peminatan. Kedelapan mata kuliah dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Theory of Social Change and Welfare

Mata kuliah ini mendiskusikan tentang perubahan sosial dari masyarakat sederhana (tradisional) sampai dengan masyarakat yang sangat kompleks (modern) serta menunjukkan perkembangan secara linier namun dengan cara pandang yang berbeda antara satu dengan lainnya oleh para ahli. Teori perubahan sosial akan terus berkembang selama manusia masih ada serta perkembangan semakin canggih ditandai dengan adanya pembaruan teknologi yang juga menandai perubahan multidimensional (ekonomi, politik, sosial, dan budaya). Tema yang didiskusikan pada mata kuliah ini di antaranya masyarakat modern, penyebab perubahan sosial, revolusi industri dan perkembangan kapitalisme, pengaturan kesejahteraan dalam teori ekonomi politik, globalisasi dan pembangunan di negara berkembang.

2. Penelitian Kuantitatif

Dalam mata kuliah ini dibahas pendekatan positivistik sebagai suatu metode yang lebih tepat untuk menyingkap dan memahami realitas dunia sosial. Logika pengujian dan pembuktian kebenaran ilmuah didasarkan pada data-data kuantitatif yang diperoleh melalui survei. Mahasiswa diajak untuk mampu memahami bagaimana cara-kerja dan proses riset kuantitatif, mulai dari  identifikasi dan formulasi masalah, konstruk dan desain teori, hipotesis, variabel, teknik sampling,  penyusunan kuesioner, teknik dan skala pengukuran, validitas dan reliabilitas. Karakter penelitian kuantitatif diperkuat oleh penggunaan   metode analisis data statistik inferensial (bivariat dan multivariat) dan analisis regresi dengan menggunakan software SPSS+. Untuk melengkapinya, metode penulisan laporan juga dibahas agar mahasiswa mampu menuliskan narasi temuan secara sistematis dan jelas.

3. Penelitian Kualitatif

Metode Penelitian Kualitatif merupakan mata kuliah yang dirancang khusus untuk mahasiswa program studi S2 yang berfokus pada bidang pembangunan sosial. Dengan durasi sekitar 14 pertemuan, mata kuliah ini ini mengeksplorasi berbagai paradigma, teori, dan praktik dalam penelitian kualitatif yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk merancang dan melaksanakan studi kualitatif yang efektif dan etis. Materi kelas dimulai dengan pengantar umum tentang penelitian kualitatif, termasuk sejarahnya, filosofi dasar, serta perbedaan dan persamaan dengan metode penelitian kuantitatif. Mahasiswa akan mempelajari bagaimana penelitian kualitatif dapat menyediakan pemahaman yang mendalam tentang konteks dan pengalaman dari kelompok dan individu dalam kaitannya dengan isu-isu pembangunan sosial. Topik yang akan dibahas meliputi perancangan desain penelitian, perumusan pertanyaan penelitian, pemilihan dan penggunaan jenis metode pengumpulan data kualitatif seperti wawancara mendalam, observasi partisipatif, focus group discussion, analisis dokumen dan etika penelitian. Selanjutnya, mata kuliah ini  ini juga akan mengeksplorasi teknik-teknik analisis dan interpretasi data kualitatif. Mahasiswa akan dilatih untuk mengidentifikasi pola, tema, dan deskripsi serta narasi dalam data penelitian, serta cara menyajikan temuan penelitian secara efektif. Dalam konteks pembangunan sosial, mata kuliah ini memberikan penekanan khusus pada bagaimana metode kualitatif dapat digunakan untuk memahami kompleksitas isu-isu sosial yang terkait dengan di antaranya kemiskinan, pemberdayan, well-being dan kebijakan sosial khususnya di konteks Indonesia dan negara-negara Selatan tapi tak tetutup juga dari negara-negara lainnya. Mahasiswa akan diajak untuk kritis terhadap peran peneliti dalam masyarakat, terutama dalam konteks kekuasaan, etika, dan tanggung jawab sosial. Sebagai bagian dari penilaian, mahasiswa diharapkan merancang desain penelitian kualitatif yang berkaitan dengan topik dalam pembangunan sosial. Mereka akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan dan mempertajam ide penelitian mereka melalui diskusi kelas, sesi feedback dari dosen, serta bila memungkinkan peer review dan presentasi kelas. Mata kuliah ini sangat cocok untuk mahasiswa yang berkeinginan mengembangkan karir di bidang pembangunan sosial baik berkaitan dengan pemerintahan, NGO, sektor perusahaan, peneliti sosial, bahkan wirausaha. Dengan menyelesaikan mata kuliah atau kelas ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat tentang metode penelitian kualitatif, tetapi juga keterampilan yang diperlukan untuk mengaplikasikannya dalam menyelesaikan masalah sosial yang kompleks dan dinamis.

4. Social Issues

Mata kuliah ini dimulai dengan pengenalan terhadap konsep dasar masalah sosial, termasuk bagaimana masalah sosial didefinisikan dan dipahami dalam berbagai konteks budaya dan geografis. Mahasiswa akan mempelajari tantangan yang timbul dari masalah sosial di Indonesia dan negara-negara lain seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan sosial-ekonomi, diskriminasi berdasarkan ras, gender, dan identitas seksual, serta akses yang terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan. Mata kuliah ini juga mengeksplorasi faktor-faktor struktural dan individual yang berkontribusi terhadap munculnya masalah sosial. Pembahasan juga mencakup analisis tentang bagaimana lembaga bahkan kebijakan formal dapat  mendukung maupun menambah beban kepada populasi yang rentan atau kelompok marginal. Di samping itu, peran media, teknologi, dan globalisasi dalam membentuk persepsi dan reaksi terhadap masalah sosial juga menjadi topik yang penting. Lebih lanjut, tujuan dari mata kuliah ini adalah mengembangkan keterampilan kritis dan analitis mahasiswa dalam menghadapi masalah-masalah sosial. Berbagai pendekatan yang bersifat interdisipliner akan digunakan untuk membantu mahasiswa menghubungkan teori dengan praktik nyata. Berbagai metode, termasuk studi kasus, analisis kebijakan, dan simulasi, digunakan untuk memperkuat pemahaman tentang kompleksitas dan keterkaitan isu sosial dengan sektor pembangunan lain seperti ekonomi, politik, dan lingkungan. Mata kuliah ini cocok untuk mereka yang tertarik mengembangkan karir dan aktivitas di sektor yang terkait dengan pemerintahan, NGO, sektor bisnis dan peneliti.

5. Teori Pembangunan

Mata kuliah ini membahas kerangka dasar teori pembangunan, isu, dan masalah pembangunan yang ditimbulkannya di negara-negara berkembang. Teori pembangunan mencakup berbagai perdebatan sehingga memunculkan kritik yang menjadi landasan alternatif untuk mencari solusi atas gagalnya pembangunan. Mata kuliah ini juga akan mengeksplorasi secara lebih khusus mainstream pembangunan sosial yang berkembang dalam perdebatan akademik sejalan dengan kegagalan teori-teori pembangunan yang berkembang sebelumnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Secara garis besar mata kuliah teori-teori pembangunan antara lain membahas pendekatan-pendekatan klasik sampai dengan neo-klasik dan kritik-kritik terhadap teori yang banyak diimplementasikan di berbagai negara sedang berkembang yang ternyata menimbulkan banyak persoalan, bukan hanya persoalan kemanusiaan (kemiskinan) tetapi juga menimbulkan persoalan kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

6. Seminar Penyusunan Proposal

Mata kuliah ini akan membekali mahasiswa kemampuan akademis yang mencakup identifikasi isu penelitian yang berbasis sumber informasi ilmiah, merefleksi konteks dan konten teks ilmiah. Output mata kuliah ini adalah draf tesis proposal. Dalam proses penulisan proposal, mahasiswa memiliki kesempatan pembelajaran dan bimbingan untuk membangun critical thinking approach membaca dan menulis untuk tujuan penelitian. Selain itu, substansi pembelajaran juga bertujuan untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan memaparkan gagasan penelitian secara sistematis sesuai dengan kajian yang diteliti. Perkembangan teknologi khususnya AI juga menjadi bagian yang harus disikapi dengan baik. AI memberikan peluang untuk pengembangan pengetahuan, namun rentan disalahgunakan sehingga berpotensi masuk kategori plagiarism. Kesadaran dan kemampuan menulis yang baik untuk terhindar dari plagiarism menjadi salah satu tujuan mata kuliah ini.

7. Analisis Sosial

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan skill kepada mahasiswa di dalam memahami, menafsirkan dan menjelaskan realitas dan fenomena sosial yang bermanfaat bagi pengembangan program yang berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mata kuliah ini akan mendiskusikan berbagai tema di antaranya konsep analisis sosial (unsur-unsur dan prinsip analisis sosial), kerangka analisis (urgensi analisis sosial dalam program), tahapan analisis sosial, perumusan indikator sosial, teknik analisis SWOT, teknik analisis sosial: analisis stakeholder, peta sosial, Sustainable Livelihood Approach (SLA), teknik prioritas kebutuhan/ranking preferensi, network planning, dan ZOPP.

6. Thesis

Tesis merupakan salah satu syarat mahasiswa menyelesaikan studinya dan memperoleh gelar master. Tesis yang dimaksud termasuk dalam format konvensional (sesuai panduan akademik Fisipol 2022).

I. Mata Kuliah Peminatan Community Empowerment (CE)

Terdapat 4 mata kuliah yang didesain untuk mahasiswa yang memilih Peminatan Community Empowerment (CE), yaitu:

1. Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat

Kemiskinan merupakan masalah sosial yang perlu memperoleh perhatian terus-menerus karena kelompok miskin dan terpinggirkan selalu ada dalam sejarah perkembangan masyarakat. Bentuk dan akar masalah kemiskinan pada dasarnya terdiri dari 3 aspek: ekonomi, budaya dan struktural. Beragam program dengan berbagai pendekatan kemiskinan  telah dilaksanakan, tetapi belum efektif untuk memecahkan masalah kemiskinan karena dilaksanakan secara parsial. Pemberdayaan sebagai salah satu pendekatan pemecahan masalah kemiskinan, menawarkan pendekatan komprehensif yang bertitik tolak dari aspek struktural dan kultural untuk mengatasi kesenjangan ekonomi. Pemberdayaan mencakup peningkatan kapasitas manusia dan institusi (capacity and institutional building) serta memperkuat posisi tawar mereka (bargaining position) terhadap struktur yang membuat mereka menjadi miskin. Untuk memperkuat dan memperdalam pemahaman konseptual dan teoretis, materi, dan diskusi kelas akan membahas kebijakan dan program anti kemiskinan, baik yang dilakukan pemerintah, swasta dan organisasi masyarakat sipil.

2. Negara, Pasar, dan Kesejahteraan Sosial

Mata kuliah Negara, Pasar, dan Kesejahteraan Sosial menyajikan perkembangan kapitalisme, bagaimana posisi peran negara dan pasar dalam konstruksi kesejahteraan masyarakat. Aspek historis perkembangan kapitalisme sampai dengan kapitalisme modern akan disampaikan dalam mata kuliah ini. Bagaimana demokrasi dalam sebuah sistem politik negara memberikan kontrol terhadap peran negara dan pasar dalam perkembangan kapitalisme menjadi bagian penting untuk disampaikan. Kuliah ini akan diakhiri dengan pemikiran alternatif, mengenai konstruksi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dari pada konstruksi kapitalisme di negara-negara yang sedang membangun. Mata kuliah ini mendiskusikan terkait hubungan negara, pasar, dan kesejahteraan, kesejahteraan dalam perspektif liberal dan komunitarianisme, negara kesejahteraan, mixed economy, dual economy, hingga berbagai diskursus terkait politik dan analisis pembangunan di dunia usaha serta pendekatan yang dilakukan.

3. Kapita Selekta Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

Mata kuliah ini membahas berbagai kasus berkaitan dengan permasalahan sosial sebagai salah satu bentuk realitas sosial. Pemahaman tentang hal-hal tersebut dapat meningkatkan kepekaan serta kemampuan dalam memahami berbagai bentuk permasalahan sosial yang dapat menambah pengetahuan mahasiswa dan dapat menjadi referensi bagi upaya pemecahan masalah melalui pembangunan sosial guna mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Selain membutuhkan bekal teoretis, kepekaan, dan kemampuan pemahaman terhadap persoalan dalam masyarakat juga membutuhkan bekal pengetahuan dan pengalaman empirik. Oleh sebab itu mata kuliah ini lebih banyak membahas berbagai tema masalah dalam masyarakat yang aktual secara kritis dan proporsional dengan mendatangkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya baik dari kalangan teoritisi maupun praktisi. Mata kuliah ini mendiskusikan tentang lansia, isu tentang kesejahteraan anak, sistem informasi sosial, ketenagakerjaan, UMKM, kesejahteraan sosial, kesehatan dan kebersihan lingkungan, hingga terkait kebijakan otonomi desa dan pengembangan UMKM untuk pemberdayaan kaum marginal.

4. Organisasi Masyarakat dan Pembangunan Sosial

Mata kuliah Organisasi Masyarakat dan Pembangunan Sosial membahas konsep, definisi, dan peran organisasi masyarakat dalam pembangunan sosial. Dalam mata kuliah ini, organisasi masyarakat dilihat sebagai arena interaksi baik dengan pemerintah maupun perusahaan. Ketegangan dan sinergi antara organisasi masyarakat dan aktor-aktor lain dalam pembangunan sosial merupakan suatu keniscayaan. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa difasilitasi tidak hanya untuk memahami secara konseptual, melainkan juga dibekali analytical tools untuk menganalisis organisasi masyarakat, dan mengembangkannya untuk menjadi agen untuk mencapai tujuan pembangunan sosial. Mata kuliah ini mendiskusikan terkait dengan tipologi organisasi masyarakat, di antaranya faith-based organization, non-governmental organization, community-based organization, state-based initiative, commodity-based organization, refleksi teoritis peran organisasi masyarakat dalam pembangunan sosial. Selain itu juga tentang organisasi masyarakat dari perspektif institutionalisme, praktik analisis institusi, pengembangan organisasi masyarakat secara kolaboratif, scaling up organizational capacity: network, human resources, social capital, social skills hingga resiliency dan sustainability.

II. Mata Kuliah Peminatan Social Policy (SP)

Terdapat 4 mata kuliah yang didesain untuk mahasiswa yang memilih Peminatan Social Policy (SP), yaitu:

1. Social Policy and Development

Perkuliahan dilakukan dalam Bahasa Inggris dengan kegiatan berupa tatap muka di kelas, diskusi, dan kunjungan lapangan. Mata kuliah ini mendiskusikan mengenai keterkaitan antara kebijakan sosial dan pembangunan termasuk pembangunan ekonomi di negara berkembang dengan fokus utama Indonesia. Mata kuliah ini fokus pada peran yang dimainkan oleh negara, pasar, dan komunitas di Indonesia dan negara-negara Asia Pasifik lainnya untuk merespons isu-isu seperti kemiskinan dan kesejahteraan, pengangguran, kelompok muda, kesehatan, ekonomi dan dampak bencana serta posisi sosial ekonomi perempuan. Diskusi-diskusi tersebut menekankan kebijakan sosial dalam pembangunan ekonomi. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus, mata kuliah ini menelaah bagaimana negara berpenghasilan rendah maupun menengah seperti Indonesia berupaya untuk merancang perubahan-perubahan dengan kebijakan sosial misalnya: pembentukan, implementasi dan akuntabilitas kebijakan, kepemimpinan sektor publik dan komunitas, inovasi yang muncul dari bawah, dampak investasi internasional pada tingkat lokal, dampak bantuan-bantuan internasional dan NGO.

2. Future Work

Perkuliahan dilakukan dalam Bahasa Inggris dengan kegiatan berupa tatap muka di kelas, diskusi, dan kunjungan lapangan. Tema-tema yang menjadi isi perkuliahan antara lain: ketenagakerjaan, ekonomi digital, kemiskinan dan perlindungan sosial. Mata kuliah ini mendiskusikan isu-isu fundamental sekitar konsep atau asal-usul kerja, makna bekerja institusi pasar kerja dan regulasi di Australia dalam konteks studi komparasi. Mahasiswa diajak untuk mengacu pada serangkaian teori-teori klasik dan kontemporer sosiologi dan ekonomi untuk memahami perubahan sosial yang berlangsung sekaligus menekankan struktur organisasi dan institusi dalam perspektif komparatif. Melalui diskusi aktif di kelas, kuis dan latihan-latihan, mahasiswa akan mempelajari bagaimana memahami teori pasar kerja dan secara kritis menilai kerja secara empiris.

3. Kebijakan Perlindungan Sosial

Mata kuliah ini membahas mengenai konsep perlindungan sosial, instrumen kebijakan perlindungan sosial dan target perlindungan sosial. Topik utama dari materi konsep perlindungan sosial, antara lain: (1) Pendahuluan; (2) Konsep Perlindungan Sosial; (3) Desain Sistem Perlindungan Sosial: Financing, Targeting, Actors, Approaches; (4) Koordinasi Kebijakan: Harmonisasi, Koordinasi, Graduasi; (5) Perlindungan Sosial Adaptif. Pada materi Instrumen Kebijakan Perlindungan Sosial, topik utamanya adalah terdiri dari: (1) Bantuan Sosial (Social Assistance); (2) Jaminan Sosial Kesehatan (Health Social Insurance); (3) Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Employment Insurance); (4) Kebijakan Pasar Kerja; (5) Jaminan Sosial Lokal. Topik utama pada materi Target Perlindungan Sosial, antara lain: (1) Covid-19 & Perlindungan Sosial; (2) Perlindungan Sosial di Sektor Informal; (3) Perlindungan Sosial untuk Perempuan dan Anak; (4) Perlindungan Sosial untuk Disabilitas dan Lansia.

4. Perbandingan Pembangunan Sosial

Mata kuliah perbandingan pembangunan sosial membahas dan mendiskusikan tentang mengapa dan bagaimana definisi-definisi dan praktik-praktik pembangunan sosial berlangsung di berbagai negara. Dengan menggunakan analisis komparatif, mahasiswa didorong untuk menganalisis isu-isu pembangunan di dua atau lebih konteks yang berbeda. Kuliah ini akan banyak mengharapkan partisipasi aktif dari mahasiswa dalam kelas untuk mempertajam pemahaman tentang materi pokok yang telah tersedia. Secara rinci, mata kuliah ini membahas pembangunan sosial, teori dan praktik-praktiknya; signifikansi metodologi komparatif dalam analisis pembangunan sosial; perbandingan pembangunan pada skala nasional dan sub-nasional, isu-isu pembangunan di berbagai konteks: lokal, nasional, dan regional; isu-isu pembangunan di berbagai konteks: Covid-19 gender dalam pembangunan di berbagai konteks; pembangunan berkelanjutan (sustainable development) di berbagai konteks; negara dan pembangunan di berbagai konteks; globalisasi, neoliberal dan krisis pembangunan di berbagai konteks; kasus-kasus perbandingan pembangunan di beberapa konteks nasional; perbandingan pembangunan sub-nasional; dan model-model pembangunan pro rakyat.

III. Mata Kuliah Peminatan Corporate Social Responsibility (CSR)

Terdapat 4 mata kuliah yang didesain untuk mahasiswa yang memilih Peminatan Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu:

1. Dimensi Sosial Bisnis Korporasi

Mata kuliah Dimensi Sosial Bisnis Korporasi merupakan mata kuliah minat khusus CSR di Program Magister PSdK. Mata kuliah ini berfokus pada aspek sosial sebagai salah pilar dalam triple bottom line. Kemudian mendiskusikan lebih lanjut mengenai dampak sosial aktivitas korporasi, pelaku pasar, LSM, etika bisnis, Social Impact Assessment (SIA), budaya korporat, bisnis dan kepercayaan dan perlindungan konsumen, bisnis dan HAM, serta kerja sama pengelolaan CSR.

2. Teori tentang CSR

Mata kuliah Teori tentang (CSR) merupakan mata kuliah minat khusus CSR di Program Magister PSdK. Mata kuliah ini membahas tentang berbagai penjelasan teoritis Corporate Social Responsibility sebagai fakta sosial. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fakta sosial dalam praktik bisnis. Perusahaan lokal hingga multinasional melakukan CSR sesuai dengan minat dan kapasitasnya. Empirisasi ini menarik banyak ahli untuk menjelaskan fenomena CSR sesuai dengan latar belakang disiplin ilmunya. Mata kuliah ini mendiskusikan terkait dengan konsep dasar CSR, filosofi CSR, perspektif Marxis tentang CSR, Teori Sosial Kritis atas CSR, Perspektif hukum, ekonomi, dan kelembagaan tentang CSR, teori stakeholder dalam CSR, identifikasi program-program CSR dan kritik terhadap teori maupun praktiknya.

3. Manajemen CSR

Dalam perkembangan terakhir, wacana tentang manajemen atau tata kelola CSR menjadi kajian yang menarik bagi para akademisi dan praktisi. Perdebatan berkembang pada bagaimana CSR dikelola untuk kepentingan bisnis dan kepentingan stakeholder termasuk kepentingan masyarakat. Sejalan dengan perkembangan CSR yang dilakukan oleh sektor bisnis baik di negara-negara maju maupun di negara-negara berkembang yang sarat kepentingan sebagaimana yang sudah disinggung di atas, manajemen CSR menjadi satu kajian yang menarik dalam memahami bagaimana CSR dikelola untuk mempertemukan berbagai kepentingan. Manajemen CSR akan menjelaskan mengenai bagaimana CSR dikelola dengan baik agar dapat memberikan kontribusi yang semakin nyata bukan hanya slogan dan branding bagi perusahaan melainkan program CSR yang dilaksanakan berdasarkan standar-standar tertentu agar tidak menyimpang dari rencana pembangunan masyarakat di masing-masing negara. Oleh karena itu, CSR harus dilaksanakan berdasarkan standar tertentu agar dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam pembangunan. Idealnya program CSR semestinya harus memberikan manfaat bagi seluruh stakeholders melainkan juga harus sejalan dengan tujuan dan kepentingan bisnis perusahaan. Mata kuliah ini mendiskusikan terkait dengan konsep, strategi, kerangka global, standar global CSR, CSR, konsep dan strategi, manajemen pemangku kepentingan, leadership, membangun Standards Operating Procedures (SOP) CSR, hingga berbagai proyek manajemen seperti implementasi dan pendampingan, monitoring dan evaluasi, exit strategy dan keberlanjutan program CSR.

4. Pengorganisasian Masyarakat

Pengorganisasian masyarakat merupakan strategi atau upaya secara kolektif dengan mendayagunakan seluruh potensi sumber daya, kemampuan, dan keterampilan yang dimiliki untuk mencapai tujuan-tujuan bersama. Strategi ini pada umumnya dilakukan oleh organisasi masyarakat sipil yang berswadaya mengoptimalkan potensi mereka dengan mengorganisir diri melakukan gerakan kolektif untuk memenuhi kebutuhan warga. Keswadayaan masyarakat ini relevan untuk diadopsi oleh perusahaan dalam melaksanakan program-program sebagai perwujudan tanggung jawab sosial mereka (CSR), sehingga jenis, proses, dan luaran program CSR mampu membangun kemandirian dan keberdayaan masyarakat. Mata kuliah ini mendiskusikan teori-teori gerakan sosial dan pengorganisasian masyarakat, teori gerakan sosial lama, teori gerakan sosial baru dan pemberdayaan masyarakat, community development dan community empowerment, community organizing dan corporate social responsibility, community organizer, peran dan kompetensinya, prinsip, model dan pendekatan dalam pengorganisasian masyarakat, pengembangan jaringan/kemitraan, proses dan tahapan pengorganisasian masyarakat, sumber, potensi, dan kebutuhan masyarakat serta pengalaman pengorganisasian masyarakat.

 

Mata Kuliah Pilihan

Terdapat 4 mata kuliah pilihan untuk mahasiswa di semua peminatan. Keempat mata kuliah dimaksud adalah sebagai berikut.

1. Kewiralembagaan dan Kewirausahaan Sosial

Mata kuliah Kewiralembagaan dan Kewirausahaan Sosial memberikan pemahaman mengenai kewiralembagaan sebagai sebuah konsep dan pendekatan untuk menjelaskan keberadaan institusi sosial dan kewirausahaan sosial serta (perannya) kemungkinan pemanfaatannya dalam mempercepat perubahan sosial melalui pembangunan sosial. Melalui mata kuliah ini diharapkan mampu mendorong kemampuan mahasiswa untuk dapat memecahkan masalah sosial dan lingkungan dengan berbasis pada kewirausahaan sosial. Pada mata kuliah ini mendiskusikan terkait dengan konsep, urgensi, dan karakteristik kewirausahaan sosial, praktik-praktik kewirausahaan sosial di Indonesia dan luar negeri, inovasi dalam kewirausahaan sosial dan fungsi kapital keberlanjutan usaha dan dampak sosial kewirausahaan sosial, business plan kewirausahaan sosial, perspektif tentang institusi, pengembangan dan inovasi institusi, bisnis untuk pembangunan sosial dan CSR, hingga kepemimpinan (entrepreneurial leadership).

2. CSR, Pemberdayaan dan Pembangunan Sosial

Mata kuliah ini membahas mengenai bagaimana pemberdayaan masyarakat yang diorganisir oleh perusahaan berkontribusi dalam pembangunan sosial. Peran perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat semakin mendapatkan tempat dalam perspektif triple bottom line. Dalam perspektif ini, tanggung jawab perusahaan tidak hanya memberikan value kepada shareholders, melainkan juga kepada stakeholders, salah satunya adalah masyarakat. Berbagai lembaga sertifikasi atau rating global telah mengadopsi pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu indikator penilaian kinerja perusahaan. Untuk mengkerangkai pembahasan peran perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, mata kuliah ini membahas bagaimana tuntutan global terhadap partisipasi perusahaan dalam pemberdayaan. Setelah itu, pembahasan dilanjutkan mengenai tata kelola dan kapasitas perusahaan dalam melakukan pemberdayaan. Best practices program pemberdayaan yang disponsori perusahaan di berbagai sektor juga akan menjadi pokok bahasan dalam mata kuliah ini. Terakhir, mata kuliah ini juga mengelaborasi secara kritis (critical approach) terhadap peran sektor bisnis dalam pemberdayaan untuk pembangunan sosial.

3. Gender dan Pemberdayaan

Mata kuliah ini menyajikan pendekatan kritis untuk memahami isu-isu gender di masyarakat, khususnya terkait dengan diskursus pembangunan (development). Pendekatan kritis tersebut mencakup tuntutan pemberdayaan (empowerment) yang akan mengungkap isu dan situasi tak berdaya (powerless), ketidaksetaraan (inequality), dan penindasan (oppression) yang umum hadir karena gender seseorang. Mata kuliah ini menawarkan analisis dan solusi bagi persoalan gender dengan mengombinasikan dan menerapkan berbagai varian teori sehingga mahasiswa mampu mendiskusikan dan menjelaskan teori-teori gender dan kekuasaan, gerakan feminis, metodologi feminis, analisis gender, dan advokasi untuk keadilan gender. Selain itu, para peserta kelas juga diharapkan mampu mengomunikasikan penggunaan teori dan analisis gender serta pemberdayaan dalam seminar kelas.

4. Resolusi Konflik

Konflik merupakan sebuah keniscayaan sosial. di sini konflik dimaknai sebagai ketidakpaduan (incompatibility) antara sejumlah aktor sosial menyangkut satu atau sejumlah faktor berikut: kepentingan (interest), nilai (values), sumberdaya (resources), maupun kekuasaan (power). Jika dikelola dengan baik, konflik tersebut bisa menjadi sumber dinamika yang konstruktif dan produktif dalam kehidupan sosial; menjadi energi bagi transformasi dan pembaharuan sosial. Namun jika gagal dikelola dengan baik, maka konflik bisa mengalami transformasi menjadi kekerasan (violence); atau bisa disebut juga sebagai konflik kekerasan (violent conflict). Jadi kunci utama dalam penanganan konflik adalah dilakukannya manajemen konflik secara baik, sehingga konflik yang terjadi tidak bersalin rupa menjadi kekerasan. Manajemen konflik terdiri dari sejumlah tahap atau cara, yaitu: cegah konflik (conflict prevention), resolusi konflik (conflict resolution), dan transformasi konflik (conflict transformation). Langkah-langkah cegah konflik dilakukan agar konflik (latent conflict) yang terjadi di masyarakat tidak berubah wujud menjadi konflik kekerasan (violent conflict; manifest conflict). Namun jika konflik kekerasan sudah terlanjur terjadi, maka diperlukan upaya lain yaitu resolusi konflik (serangkaian upaya untuk menghentikan kekerasan dan menyelesaikan isu-isu penyebab konflik antar-pihak). Sedang transformasi konflik merupakan upaya jangka panjang untuk menghilangkan konflik, yaitu dengan cara menghilangkan faktor-faktor sosial-ekonomi-politik yang menjadi akar penyebab konflik (root causes of conflict) sebagai upaya membangun perdamaian (peace building). Mata kuliah ini akan membahas secara khusus mengenai resolusi konflik: memberikan tekanan pembelajaran pemetaan konflik sebagai tools/alat analisis konflik dalam resolusi konflik, serta kecakapan dan skills yang diperlukan untuk melakukan resolusi konflik seperti negosiasi dan mediasi. Mata kuliah ini mendiskusikan terkait, Pemahaman tentang konsep-konsep: konflik, kekerasan, perdamaian dan pembangunan, Teori tentang konflik: ragam, dinamika dan faktor-faktor penyebab konflik, metode analisa dan pemetaan konflik, prinsip dan metode pengelolaan konflik, sistem peringatan dini (early warning system/EWS), Teknik mediasi dan negosiasi & praktik, dan Pembangunan dan bina damai (peace building).

Mahasiswa Aktif Prodi Magister PSdK

 
Student Lecture Schedule

MK-Semester-Genap-S2_c

 

Requirements for Submitting a Thesis Proposal
      • Trial proposal
        • Proof of payment of active semester tuition fees (.pdf/.jpg)
        • Bukti tertulis persetujuan dari dosen pembimbing (screenshoot/foto dari WhatsApp atau email)
        • PAPS/TPA certificate (.pdf)
        • AcEPT/TOEFL certificate (.pdf)
        • Active semester thesis registration statement (.pdf)
        • Transcript of grades (having completed a minimum of 36 credit hours of theory courses for regular class students or 39 credit hours for CSR class students) (.pdf)
        • Complete Thesis Manuscript (.doc/.docx dan .pdf)
        • Exam presentation files (.pptx/.ppt)
        • Proof of passing the plagiarism test from the Program
Thesis Examination Requirements
      • Thesis Examination Requirements:
        • Proof of payment of active semester tuition fees (.pdf/.jpg)
        • Bukti tertulis persetujuan dari dosen pembimbing (screenshoot/foto dari WhatsApp atau email)
        • PAPS/TPA certificate (.pdf)
        • AcEPT/TOEFL certificate (.pdf)
        • Active semester thesis registration statement (.pdf)
        • Transcript of grades (.pdf)
        • Surat Keterangan Lulus Teori dari Fakultas (.pdf) dari oss.fisipol.ugm.ac.id
        • Thesis Consultation Sheet (.pdf/.jpg)
        • Complete Thesis Manuscript (.doc/.docx dan .pdf)
        • Exam presentation files (.pptx/.ppt)
        • Proof of passing the plagiarism test from the Program
      • Requirements for Proposal Writing and Final Thesis Report:
        For guidelines and templates for proposal writing, final thesis report, and thesis publication summary for the purpose of uploading to UGM's Electronic Theses and Dissertations (ETD) platform, please refer to the following link..
      • Semua dokumen persyaratan dikirim ke s2psdk.fisipol@ugm.ac.id
Graduation Requirements:

For information on graduation requirements, please refer to the following link.

 
Student Publication Grant:

The PSdK Master's Program provides grants to Master's students who publish their work in nationally recognized journals (SINTA), international journals (Scopus and Web of Science), or as book chapters in books with ISBN. Students applying must be the first author and include their affiliation with the PSdK Master's Program at Fisipol UGM. The submitted work should be themed on social development and welfare. For details on the student publication grant, please contact s2psdk.fisipol@ugm.ac.id. The application for the Student Publication Grant can be accessed through the following link: http://ugm.id/hibahS2PSdK2023

 
Conference Grant:

Prodi Magister PSdK menyediakan hibah kepada mahasiswa magister yang mempresentasikan karya tulisnya dalam konferensi yang memiliki publikasi prosiding yang terindeks secara internasional (Scopus), nasional (SINTA), maupun prosiding ber-ISBN. Mahasiswa yang mengajukan merupakan presenter pertama dan mencantumkan afiliasinya dengan Prodi Magister PSdK Fisipol UGM. Karya yang diajukan merupakan tulisan yang bertema pembangunan sosial dan kesejahteraan. Hibah berupa bantuan biaya registrasi. Detail hibah konferensi mahasiswa dapat menghubungi email s2psdk.fisipol@ugm.ac.id. Pengajuan Hibah Publikasi Konferensi dapat diakses pada tautan ugm.id/hibahkonferensiS2PSdK2023

 
Hibah Penelitian dan Penerimaan Hibah Fisipol UGM

Research grants from Fisipol UGM are provided to Master's students who are in the process of conducting their final research (thesis). These grants are also available for faculty members within Fisipol UGM. The grants cover research dissemination activities such as presentations, reviews, research discussions, and publications. For more information, please visit the Fisipol UGM Research Grant website: https://hibahriset.fisipol.ugm.ac.id

 
PSdK Master's Symposium:

The PSdK Master's Program has been organizing symposiums since 2021 and will be held periodically every year. The symposium features PSdK faculty members and Master's students who are conducting research, as well as inviting national and international keynote speakers. Information about the PSdK Master's Symposium in 2021 can be accessed through the following link. Information about the PSdK Master's Symposium in 2022 can be accessed through the following link. Information about the PSdK Master's Symposium in 2023 can be accessed through the following link..

 
Internship

The PSdK Master's Program also provides opportunities for students to participate in internships related to their thesis writing process or independent of it. Internship programs can be carried out with institutions or companies that are partners of the PSdK Department, either through SODEC or other approved supervising lecturers. Students can also intern at other institutions of their choice, but coordination with the PSdK Master's Program is required. 

 
Workshop Student Development Workshops:

The student development workshops consist of five activities as follows. First, Pre-Academic aims to prepare new students for the upcoming courses. The PSdK Master's Program organizes a pre-academic workshop that discusses the history of development studies in general, social development and welfare studies in particular, literature review skills, and technical information regarding the learning process at the PSdK Master's Program. Second, Qualitative Data Analysis Workshop aims to enhance the research skills of PSdK Master's students in qualitative data analysis. Third, Quantitative Data Analysis Workshop aims to enhance the research skills of students in quantitative data analysis. Fourth, Big Data Workshop enables students to conduct big data analytics in their research. Fifth, Collaboration and Leadership Workshop is for students who have graduated or are in the final stages of thesis writing. This workshop prepares students for entering the workforce or continuing their education at the doctoral level. Information about the Student Development Workshops can be accessed through the following link.

 
Guest Lecturers

The PSdK Master's Program invites guest lecturers with backgrounds as practitioners, scholars, or social activists who are engaged at the national or international level. They have expertise relevant to the topics discussed in the classes. Information about guest lecturers can be accessed through the following link.

 
Social Development Talk (SODET)

The PSdK Department also holds monthly discussions on various topics related to social development and welfare. SODET invites experienced practitioners, academics, and activists in their respective fields. Information about the Social Development Talk can be accessed through the following link.

 
Public Lectures

The PSdK Department also organizes public lectures featuring national and international speakers. In addition to those organized by the department, PSdK Master's students also have access to other public lectures organized by the Faculty of Isipol and UGM.

 
Public Hearing 

To develop the PSdK Master's Program and improve the teaching and learning process, the program utilizes the results of the Faculty Evaluation (EDoM) conducted each semester. The program also invites all active Master's students to participate in the annual public hearing and conducts an exit survey for graduates periodically. These activities aim to gather feedback and aspirations from students and alumni regarding faculty members, the teaching and learning process, and institutional support to enhance the quality of the learning process within the PSdK Master's Program.

 
Jaringan Alumni 

Komunikasi dengan alumni Magister PSdK dilakukan terus-menerus, utamanya melalui pertemuan alumni setiap tahun maupun diskusi-diskusi (SODET dan dosen tamu) dan interaksi informal lainnya. Alumni berkontribusi penting untuk pengembangan kurikulum dan informasi-informasi penting Prodi Magister PSdK. Mengenai testimoni alumni Prodi Magister PSdK dapat diakses pada the following link.

 
Tracer Study

Setiap tahunnya, Fisipol/UGM menyelenggarakan tracer study yang mencakup penjaringan informasi dari alumni maupun pengguna. Informasi ini juga membantu meningkatkan proses belajar mengajar di lingkungan Prodi Magister PSdK agar lulusannya sesuai dengan standar KKNI, CPL, dan pasar kerja.

 
Exit Survey

Prodi Magister PSdK juga melengkapi tracer study dengan melakukan exit survey seperti dapat dilihat pada the following link.

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Magister PSdK

Penerimaan mahasiswa dilakukan sekali dalam setahun. Pendaftaran dibuka sebanyak dua gelombang atau mengikuti kebijakan universitas. Detail pendaftaran dan jadwal seleksi dapat dilihat pada informasi berikut.

Contact

For more information about the Social Development and Welfare Master's Program:

Phone: +62-851-5942-0100
Email: s2psdk.fisipol@ugm.ac.id