Yogyakarta, 10 Juli 2026, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM menyelenggarakan Pembukaan Dies Natalis ke-69 pada Jumat di Departemen PSdK UGM. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, dan unsur mahasiswa.
Mengusung tema “PSdK Mendengar”, Dies Natalis ke-69 menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen Departemen PSdK untuk terus membuka ruang dialog, mendengarkan berbagai pengalaman, aspirasi, dan gagasan dari seluruh sivitas akademika maupun masyarakat. Tema ini merepresentasikan semangat bahwa pembangunan sosial tidak hanya lahir dari kemampuan berbicara dan menawarkan solusi, tetapi juga dari kesediaan untuk mendengar, memahami, dan belajar bersama.
Dalam sambutannya, Ketua Departemen PSdK FISIPOL UGM, Bahruddin menyampaikan melalui tema “PSdK Mendengar”, departemen ingin memperkuat budaya akademik yang inklusif, kolaboratif, dan responsif terhadap berbagai dinamika sosial.

“Mendengar bukan sekadar menerima suara, tetapi memahami berbagai perspektif, pengalaman, dan kebutuhan masyarakat. Dari proses mendengar inilah lahir pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi yang relevan untuk menjawab tantangan pembangunan sosial di masa depan,” ungkapnya.
Acara dies natalis ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 69 tahun Departemen PSdK FISIPOL UGM. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang PSdK dibangun melalui semangat kebersamaan, kolaborasi lintas generasi, dan komitmen untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-69, Departemen PSdK FISIPOL UGM berkomitmen untuk terus menjadi ruang belajar yang terbuka, menghadirkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berpihak pada masyarakat, serta menguatkan praktik pembangunan sosial yang berlandaskan empati, dialog, dan kemauan untuk terus mendengar.